Container Icon

e-Book Pelajaran Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 telah dilaksanakan di berbagai sekolah di Indonesia, namun beberapa guru dan siswa masih kesulitan menemukan buku pelajaran pendamping yang sesuai dengan kurikulum 2013. Buku pelajaran tersebut sebenarnya bisa diunduh langsung di web rumah belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di alamat http://belajar.kemdiknas.go.id/ . 

Namun tidak seluruh buku sudah diunggah, sehingga banyak yang mencari-cari buku pegangan siswa maupun buku pegangan guru kurikulum 2013. Buku-buku tersebut dalam bentuk file PDF sehingga bisa disimpan dalam komputer atau diprint dalam bentuk buku. Sementara file aslinya awalnya disimpan dalam server brankas file milik psgrayon140.org.

Blog berbagi dan belajar pun membagikan informasi serupa dengan tujuan mempermudah akses para guru dan siswa dalammengunduh buku pegangan kurikulum 2013 yang telah disediakan oleh pemerintah, dalam hal ini Kemdikbud.




No.Materi / Mata PelajaranPegangan Guru
Besar File
Pegangan Siswa
Besar File
 Kelas I (SD)
1. Pend. Agama BudhaUnduh25,2 MBUnduh66,8 MB
2. Pend. Agama HinduUnduh3,7 MBUnduh41,5 MB
3. Pend. Agama IslamUnduh7,2 MBUnduh44,5 MB
4. Pend. Agama KatolikUnduh8,4 MBUnduh61,8 MB
5. Pend. Agama KhonghucuUnduh21, 9 MBUnduh86,6 MB
6. Pend. Agama KristenUnduh4,5 MBUnduh94,4 MB
7. Tema : DirikuUnduh24,9 MBUnduh44,3 MB
8. Tema : KegemarankuUnduh25,5 MBUnduh42,8 MB
9. Tema : KegiatankuUnduh18,9 MBUnduh50,3 MB
10. Tema : KeluargakuUnduh25,9 MBUnduh111,6 MB
 Kelas IV (SD)
1. Pend. Agama BudhaUnduh23,3 MBUnduh21,4 MB
2. Pend. Agama HinduUnduh4,3 MBUnduh17,1 MB
3. Pend. Agama IslamUnduh2,8 MBUnduh39,5 MB
4. Pend. Agama KatolikUnduh4,5 MBUnduh16,3 MB
5. Pend. Agama KhonghucuUnduh21,3 MBUnduh89,6 MB
6. Pend. Agama KristenUnduh5,5 MBUnduh21,1 MB
7. Tema : Indahnya KebersamaanUnduh43,5 MBUnduh23,8 MB
8. Tema : Selalu Berhemat EnergiUnduh27,1 MBUnduh34,1 MB
9. Tema : Peduli Terhadap Makhluk HidupUnduh53,1 MBUnduh33,2 MB
10. Tema : Berbagai PekerjaanUnduh23,1 MBUnduh35,8 MB
 Kelas VII (SMP)
1. Pend. Agama BudhaUnduh18,7 MBUnduh23,8 MB
2. Pend. Agama HinduUnduh17,1 MBUnduh16,9 MB
3. Pend. Agama IslamUnduh17,8 MBUnduh34,9 MB
4. Pend. Agama KatolikUnduh21,7 MBUnduh26,8 MB
5. Pend. Agama KhonghucuUnduh26,2 MBUnduh19,5 MB
6. Pend. Agama KristenUnduh20,2 MBUnduh28,9 MB
7. Bahasa IndonesiaUnduh5,3 MBUnduh14,1 MB
8. Bahasa InggrisUnduh92,4 MBUnduh143,1 MB
9. IPAUnduh22,6 MBUnduh68,9 MB
10. IPSUnduh2,5 MBUnduh68,1 MB
11. PenjasorkesUnduh29,9 MBUnduh29,8 MB
12. PPKnUnduh7,3 MBUnduh18,8 MB
13. Seni BudayaUnduh45,8 MBUnduh68,5 MB
14 MatematikaUnduh7,3 MBUnduh18,8 MB
15. PrakaryaUnduh45,8 MBUnduh68,5 MB
 Kelas X (SMA/SMK)
1. Bahasa IndonesiaUnduh3,3 MBUnduh9,9 MB
2. MatematikaUnduh18,2 MBUnduh4,8 MB
3. Sejarah IndonesiaUnduh10,9 MBUnduh47,4 MB

Semoga bermanfaat! 

Untuk mendownload silabus, RPP, Prota, Promes, KKM kurikulum 2013 bisa anda lihat di link berikut:
Silabus dan RPP SMP Kurikulum 2013Silabus dan RPP SMA Kurikulum 2013

UPDATE:
Jika masih mengalami kesulitan download pada link-link tersebut di atas. Hal itu mungkin disebabkan karena antrian yang sangat banyak dalam mendownloadnya. Mengingat bukan anda saja yang mendownload tapi guru atau murid di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, saya sarankan untuk mendownload lewat link alternatif berikut ini:

http://www.math-pekalongan.or.id/fileku/index.php?dir=kurikulum2013/BUKU%20GURU%20DAN%20SISWA%20KUR13/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik (Ebook Bahasa Indonesia SMA Kurikulum 2013 untuk Guru)

Cover Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik
Kontributor Naskah : Maryanto, Nur Hayati, Elvi Suzanti dan Anik
      Muslikah
Penyelia (Editor) : Politeknik Negeri Media Kreatif, Jakarta
Jumlah Bab : 5
Jumlah Halaman : 144
Ukuran Buku : 25
Penerbit : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud
Tahun Terbit : 2013
Lihat/Baca Buku Online :  10_SMA_Bhs_Indonesia_Guru.pdf
Synopsis
Buku ini merupakan panduan bagi guru yang dipersiapkan dalam rangka implementasi Kurikulum 2013.
Buku ini disusun sebagai panduan guru dalam mengajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MAK/SMK Kelas X agar tercipta proses pembelajaran dengan kondisi siswa terpukau dan gemar belajar.
Materi pembelajaran disajikan dalam 6 pelajaran; yaitu
1.  Gemar Meneroka Alam Semesta
2.  Proses Menjadi Warga yang Baik
3.  Budaya Berpendapat di Forum Ekonomi dan Politik
4.  Seni Bernegosiasi dalam Kewirausahaan
5.  Teks dalam Kehidupan Nyata
6.  metode pembelajaran secara berkelompok, berpasangab, dan mandiri. 
Buku ini juga memuat tentang cara bagaimana mengevaluasi hasil belajar siswa dan cara remedial bagi siswa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik (Ebook Bahasa Indonesia SMA Kurikulum 2013 untuk Siswa)


Kontributor Naskah : Maryanto, Nur Hayati, Elvi Suzanti dan   
       Anik Muslikah
Penyelia (Editor) : Politeknik Negeri Media Kreatif, Jakarta
Jumlah Bab : 6
Jumlah Halaman : 256
Ukuran Buku : 29,7
Penerbit : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud
Tahun Terbit : 2013
                            Lihat/Baca Buku Online :  10_SMA_Bhs_Indonesia_Siswa.pdf

Synopsis
Berdasarkan Kurikulum 2013, buku siswa kelas X ini memuat enam pelajaran yang berisi materi pembelajaran teks laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi, anekdot, negosiasi, dan materi gabungan berbagai jenis teks.
Pada awal setiap pelajaran, siswa diajak untuk membangun konteks sesuai dengan tema pelajaran. Setiap tema dibahas lebih lanjut dalam tiga kegiatan, yakni (1) pemodelan teks, (2) kerja sama membangun teks, dan (3) kerja mandiri membangun teks. Kegiatan pembelajaran teks itu masing-masing dikembangkan dalam bentuk tugas-tugas yang sangat beragam untuk menciptakan kegemaran belajar. Tugas tambahan membaca buku rujukan juga diberikan pada setiap pelajaran dan siswa diminta untuk melaporkan hasil pelaksanaan tugas membaca itu sebagai bagian dari 
evaluasi pembelajaran.
Melalui buku ini, diharapkan siswa mampu dan berpengalaman memproduksi serta menggunakan teks sesuai dengan tujuan dan fungsi sosialnya. Dalam pembelajaran bahasa yang berbasis teks, bahasa Indonesia diajarkan bukan sekadar sebagai pengetahuan bahasa, melainkan sebagai teks yang mengemban fungsi untuk menjadi sumber aktualisasi diri dan mengembangkan budaya akademik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerita Rakyat Sangkuriang

Cerita Rakyat Sangkuriang – Pada jaman dahulu kala, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu di dalam hutan. Setiap berburu, dia selalu ditemani oleh seekor anjing kesayangannya yang bernama Tumang. Tumang sebenarnya adalah titisan dewa, dan juga bapak kandung Sangkuriang, tetapi Sangkuriang tidak tahu hal itu dan ibunya memang sengaja merahasiakannya.


Pada suatu hari, seperti biasanya Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu. Setelah sesampainya di hutan, Sangkuriang mulai mencari buruan. Dia melihat ada seekor burung yang sedang bertengger di dahan, lalu tanpa berpikir panjang Sangkuriang langsung menembaknya, dan tepat mengenai sasaran. Sangkuriang lalu memerintah Tumang untuk mengejar buruannya tadi, tetapi si Tumang diam saja dan tidak mau mengikuti perintah Sangkuriang. Karena sangat jengkel pada Tumang, maka Sangkuriang lalu mengusir Tumang dan tidak diijinkan pulang ke rumah bersamanya lagi.

Sesampainya di rumah, Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. Begitu mendengar cerita dari anaknya, Dayang Sumbi sangat marah. Diambilnya sendok nasi, dan dipukulkan ke kepala Sangkuriang. Karena merasa kecewa dengan perlakuan ibunya, maka Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya.

Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali perbuatannya. Ia berdoa setiap hari, dan meminta agar suatu hari dapat bertemu dengan anaknya kembali. Karena kesungguhan dari doa Dayang Sumbi tersebut, maka Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya.
Setelah bertahun-tahun lamanya Sangkuriang mengembara, akhirnya ia berniat untuk pulang ke kampung halamannya. Sesampainya di sana, dia sangat terkejut sekali, karena kampung halamannya sudah berubah total. Rasa senang Sangkuriang tersebut bertambah ketika saat di tengah jalan bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik jelita, yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona dengan kecantikan wanita tersebut, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Akhirnya lamaran Sangkuriang diterima oleh Dayang Sumbi, dan sepakat akan menikah di waktu dekat.
Pada suatu hari, Sangkuriang meminta ijin calon istrinya untuk berburu di hatan. Sebelum berangkat, ia meminta Dayang Sumbi untuk mengencangkan dan merapikan ikat kapalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi, karena pada saat dia merapikan ikat kepala Sangkuriang, Ia melihat ada bekas luka. Bekas luka tersebut mirip dengan bekas luka anaknya. Setelah bertanya kepada Sangkuriang tentang penyebab lukanya itu, Dayang Sumbi bertambah tekejut, karena ternyata benar bahwa calon suaminya tersebut adalah anaknya sendiri.
Dayang Sumbi sangat bingung sekali, karena dia tidak mungkin menikah dengan anaknya sendiri. Setelah Sangkuriang pulang berburu, Dayang Sumbi mencoba berbicara kepada Sangkuriang, supaya Sangkuriang membatalkan rencana pernikahan mereka. Permintaan Dayang Sumbi tersebut tidak disetujui Sangkuriang, dan hanya dianggap angin lalu saja.
Setiap hari Dayang Sumbi berpikir bagaimana cara agar pernikahan mereka tidak pernah terjadi. Setelah berpikir keras, akhirnya Dayang Sumbi menemukan cara terbaik. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang. Apabila Sangkuriang dapat memenuhi kedua syarat tersebut, maka Dayang Sumbi mau dijadikan istri, tetapi sebaliknya jika gagal maka pernikahan itu akan dibatalkan. Syarat yang pertama Dayang Sumbi ingin supaya sungai Citarum dibendung. Dan yang kedua adalah, meminta Sangkuriang untuk membuat sampan yang sangat besar untuk menyeberang sungai. Kedua syarat itu harus diselesai sebelum fajar menyingsing.
Sangkuriang menyanggupi kedua permintaan Dayang Sumbi tersebut, dan berjanji akan menyelesaikannya sebelum fajar menyingsing. Dengan kesaktian yang dimilikinya, Sangkuriang lalu mengerahkan teman-temannya dari bangsa jin untuk membantu menyelesaikan tugasnya tersebut. Diam-diam, Dayang Sumbi mengintip hasil kerja dari Sangkuriang. Betapa terkejutnya dia, karena Sangkuriang hampir menyelesaiklan semua syarat yang diberikan Dayang Sumbi sebelum fajar.
Dayang Sumbi lalu meminta bantuan masyarakat sekitar untuk menggelar kain sutera berwarna merah di sebelah timur kota. Ketika melihat warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira kalau hari sudah menjelang pagi. Sangkuriang langsung menghentikan pekerjaannya dan merasa tidak dapat memenuhi syarat yang telah diajukan oleh Dayang Sumbi.
Dengan rasa jengkel dan kecewa, Sangkuriang lalu menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri. Karena jebolnya bendungan itu, maka terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menulis Surat Dinas

Kompetensi
Menulis surat dinas berkenaan dengan kegiatan sekolah
Indikator:
  • Mampu mendaftar butir-butir isi surat yang akan ditulis.
  • Mampu menuliskan  butir-butir isi surat resmi mengikuti format dan cara penulisan yang berlaku (sistematika penulisan dan bahasa yang baku).
Materi
Macam - Macam Surat
Sebelum Anda mengenal surat dinas lebih jauh, mari kita mengenal macam-macam surat terlebih dahulu!

a.
b.
c.




Tahukah Anda, apakan nama alat komunikasi yang ditampilkan di atas?
Ya, betul.
     Alat komunikasi tersebut dinamakan surat. Pasti Anda pernah berkirim surat kepada orang lain, entah itu kepada teman, orang tua, atau kepada guru Anda di sekolah.
     Pada zaman dahulu surat merupakan alat komunikasi yang sangat efektif untuk menyampaikan berita atau informasi. Biasanya seseorang mengirim surat melalui jasa pos dengan menggunakan amplop dan membubuhkan perangko yang sesuai.
     Namun, zaman sekarang kita dapat mengirimkan berita atau informasi lebih efektif dengan menggunakan media yang lain, seperti faksimili, SMS (Short Message Service), dan e-mail (elektronik mail). Supaya Anda lebih memahami hal-hal yang berhubungan dengan surat, bacalah uraian berikut ini!             
Surat adalah alat komunikasi yang dibuat secara tertulis untuk menyampaikan berita/informasi dari seseorang/lembaga/instansi kepada seseorang/lembaga/instansi dengan mengikuti aturan dan bentuk tertentu.
     Dalam mencari teman, seseorang memiliki kriteria tertentu yang dapat dijadikan sebagai patokan. Nah! Seperti itu pula dalam membuat sebuah surat.  Untuk dapat membuat surat yang baik, Anda harus memenuhi kriteria di  bawah ini, yaitu    
  1. Bahasa yang digunakan sesuai dengan etika, estetika, dan logika.
  2. Menarik, padat, dan jelas.
  3. Bahasa yang digunakan dapat mewakili isi dan tujuan surat.
Selain memiliki kriteria, surat juga memiliki fungsi, yaitu:
  1. Duta penulis/organisasi, untuk berhadapan dengan teman bicara sehingga isi surat menggambarkan citra penulis.
  2. Dokumen tertulis, yaitu untuk bukti nyata hitam di atas putih.
  3. Pedoman kerja, untuk membuat keputusan/kebijakan berikutnya.
  4. Alat pengingat, yaitu dapat diarsipkan dan dilihat jika diperlukan.
  5. Bukti historis/sejarah, yaitu menggambarkan perkembangan sebuah instansi/lembaga.
Sekarang Anda sudah mengetahui fungsi surat. Seperti halnya manusia yang memiliki jenis kelamin laki-laki dan perempuan, surat pun memiliki beberapa jenis, yaitu:
1. Surat Pribadi
Alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan berita/informasi yang dibuat/dikirim oleh seseorang, baik kepada perorangan juga maupun kepada organisasi/lembaga.
2. Surat Dinas/Resmi
Alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan berita/informasi yang berisi tentang hal-hal yang berhubungan dengan kedinasan/kegiatan dinas sebuah instansi pemerintah.
3. Surat Dagang/NiagaAlat komunikasi tertulis untuk menyampaikan berita/informasi yang berisi tentang hal-hal yang berhubungan dengan penawaran barang-barang/berhubungan dengan kegiatan dagang.
Nah, bisakah Anda menentukan apa nama jenis surat pada contoh (a), (b), dan (c) pada awal tampilan?
Macam - Macam Surat Dinas
     Surat dinas ditulis untuk keperluan komunikasi antara kantor yang satu dan kantor yang lain atau antarorganisasi. Surat dinas dibuat oleh seseorang  yang berkedudukan sebagai pejabat instansi pemerintah sehingga surat ini disebut juga  surat jabatan.
     Sebuah surat dinas dapat juga disebut surat resmi karena dikeluarkan oleh instansi resmi pemerintah atau bukan swasta. Namun, surat resmi belum tentu dapat disebut sebagai surat dinas.
     Menulis surat dinas tentu berbeda dengan menulis kedua jenis surat yang lain yaitu surat pribadi dan surat niaga. Menulis surat dinas harus mengikuti aturan tertentu mengenai sistematika, isi, dan bahasa surat.
Syarat sebuah surat dinas:
  1. Format dan bentuk surat menarik, yaitu  tempat teratur dan tidak diletakkan seenaknya,
  2. isi tidak terlalu panjang, yaitu langsung pada sasaran dan tidak bertele-tele,
  3. bahasa harus jelas, padat, baku, umum, yaitu harus komunikatif, sopan, mudah dipahami,  simpatik, dan tidak menyinggung perasaan penerima,
  4. harus bersih dan menggambarkan citra pengirimnya.
          Jenis surat dinas seperti surat undangan rapat, surat edaran, surat permohonan, surat penolakan,
surat tugas, surat perintah, surat pemberitahuan, dan surat panggilan.        
          

a. Surat Undangan Rapat Dinas 
b. Surat Permohonan  
c. Surat Edaran  
Sistematika Surat
Anda telah mengetahui bahwa surat dinas berbeda dengan surat pribadi. Salah satu perbedaannya terletak pada sistematika surat. Berikut ini adalah sistematika surat dinas dan contoh surat dinas serta sistematikanya.
  1. kepala surat
  2. tanggal surat
  3. nomor surat
  4. lampiran
  5. hal/perihal
  6. alamat yang dituju
  7. alinea pembuka
  8. alinea isi
  9. alinea penutup
  10. identitas penulis surat
  11. pengesahan pihak berwenang
  12. tembusan
Perhatikan contoh surat dinas berikut!

 Cara Penulisan Sistematika Surat Dinas
1. Kepala Surat
Disebut kepala surat karena letaknya berada di bagian paling atas dari sistematika surat dinas. Biasanya memuat nama instansi/organisasi, alamat, nomor telepon, faks, kode pos dan logo (jika ada) yang ditulis di tengah-tengah bagian kertas.
2. Tanggal Surat
Tanggal surat tidak didahului dengan nama kota karena informasi tentang nama kota sudah tercantum di dalam kepala surat. Tanggal surat harus ditulis dengan lengkap mencakup tanggal, bulan, dan tahun.
3. Nomor Surat
Nomor surat untuk setiap instansi/organisasi berbeda-beda sesuai dengan ciri/identitas kantor tersebut. Umumnya memuat nomor surat keluar, singkatan  nama instansi/organisasi, bulan, dan tahun.
4. Lampiran
Penulisan kata lampiran harus ditulis dengan lengkap. Namun, jika sebuah surat tidak memiliki lampiran maka kata lampiran tidak perlu ditulis.
5. Hal
Hal berisi topik sebuah surat, seperti undangan, permohonan, dan edaran.  Penulisan hal tidak disingkat karena bukan singkatan.
6. Alamat yang dituju
Alamat surat memakai singkatan Yth. tidak perlu lagi memakai kata Kepada karena merupakan sapaan tertulis terhadap orang yang dituju.  Selain itu, setiap bagian alamat surat tidak diakhiri dengan tanda baca apapun.
7. Alinea pembuka
Alinea pembuka biasanya didahului dengan salam pembuka, seperti dengan hormat atau assalamu ‘alaikum wr. wb. Alinea pembuka diakhiri dengan tanda koma. Untuk alinea pembuka, disesuaikan dengan  isi atau hal surat
8. Alinea isi
Alinea isi berisi inti surat yang disampaikan. Isi surat dinas harus jelas, efektif, bahasanya lugas, dan tidak bertele-tele.
9. Alinea penutup
Alinea penutup merupakan simpulan isi surat, biasanya berupa harapan, penegasan, atau ucapan terima kasih. Penutup surat sebaiknya langsung menyapa si penerima surat dengan ucapan Saudara, Bapak, atau Anda. Setelah alinea penutup, diakhiri dengan salam penutup yang disesuaikan dengan salam pembuka.
10. Identitas penulis surat
Identitas penulis harus dicantumkan sebagai pertanggungjawaban penulis/pengirim surat. Umumnya memuat nama instansi, nama pejabat, nama jabatan, dan Nomor Induk Pegawai (NIP).
11. Pengesahan pejabat berwenang
Pengesahan ini berisi tanda tangan penanggung jawab surat dan cap instansi/organisasi.  
12. Tembusan
Pencantuman tembusan berarti bahwa surat tersebut juga dikirimkan kepada  nama yang tertera  di sana agar nama tersebut mengetahui  perihal surat tersebut.
Membandingkan Surat Dinas dan Surat Pribadi
Coba perhatikan kedua surat di bawah ini!

Surat Pribadi

Surat Dinas

Anda sudah mengetahui bahwa surat dinas disebut juga surat resmi yang berhubungan dengan instansi pemerintah, sedangkan surat pribadi dikirimkan oleh seseorang sebagai individu dan tidak mewakili sebuah instansi. Berikut ini adalah persamaan dan perbedaan surat dinas dengan surat pribadi!
Persamaan surat dinas dan surat pribadi
  • Memiliki sistematika surat
  • terdapat tanggal surat, perihal, dan alamat yang dituju
  • ada alinea pembuka, isi, dan penutup
  • ada yang menandatangani atau yang bertanggung jawab

Simulasi


Susunlah bagian-bagian surat ini pada kotak dibawahnya, menjadi sebuah surat utuh.





Latihan
Perhatikan contoh surat berikut ini untuk menjawab soal-soal latihan!

Tes

TES

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS